Home / Sosialisasi Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami di SDN 04 Purus Libatkan Perguruan Tinggi Jepang dan UNP
Berita
Sosialisasi Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami di SDN 04 Purus Libatkan Perguruan Tinggi Jepang dan UNP
31 Aug 2026
7 x dilihat
PADANG – Upaya meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat sejak usia dini terhadap ancaman bencana gempa bumi dan tsunami terus dilakukan di Kota Padang. Salah satunya melalui kegiatan Sosialisasi Mitigasi Bencana Gempa Bumi dan Tsunami yang digelar di SDN 04 Purus, hasil kolaborasi antara Kyoto University, Kansai University, Universitas Negeri Padang (UNP), serta didukung oleh BPBD Kota Padang.
Kegiatan ini diikuti dengan antusias oleh para siswa, guru, dan tenaga kependidikan. Berbagai materi edukasi mengenai langkah-langkah penyelamatan diri saat terjadi gempa bumi dan tsunami disampaikan secara interaktif dan mudah dipahami oleh peserta didik.
Kepala SDN 04 Purus, Dina Sasmito, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut di sekolahnya. Menurutnya, sosialisasi mitigasi bencana sangat penting mengingat Kota Padang merupakan salah satu daerah yang berpotensi terdampak gempa bumi dan tsunami.
"Kegiatan ini memberikan pengetahuan yang sangat bermanfaat bagi siswa dan guru tentang bagaimana cara menyelamatkan diri ketika terjadi bencana. Kami berharap edukasi seperti ini dapat terus dilakukan sehingga budaya sadar bencana dapat tertanam sejak dini di lingkungan sekolah," ujarnya.
Sementara itu, Prof. Junji Kiyono dari Kyoto University menjelaskan bahwa pendidikan mitigasi bencana kepada anak-anak merupakan langkah strategis dalam membangun masyarakat yang tangguh terhadap bencana. Menurutnya, Jepang memiliki pengalaman panjang dalam menghadapi berbagai bencana alam sehingga penting untuk berbagi pengetahuan dan praktik baik kepada generasi muda di Indonesia.
"Anak-anak memiliki peran penting dalam membangun budaya kesiapsiagaan. Melalui edukasi yang menyenangkan dan mudah dipahami, mereka dapat mengetahui tindakan yang tepat saat terjadi gempa bumi maupun tsunami," kata Prof. Junji Kiyono.
Dalam kegiatan tersebut, Kyoto University dan Kansai University juga menghadirkan pendekatan edukasi yang menarik dengan menampilkan tokoh kartun populer Jepang, Doraemon dan Dorami, sebagai media pembelajaran mitigasi dan penanggulangan bencana. Melalui tayangan dan materi visual yang melibatkan kedua karakter tersebut, para siswa diajak memahami langkah-langkah keselamatan secara lebih mudah dan menyenangkan.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, menyampaikan bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah, dunia pendidikan, dan perguruan tinggi internasional merupakan langkah penting dalam memperkuat kesiapsiagaan masyarakat terhadap bencana.
"Kota Padang berada di kawasan yang memiliki risiko gempa bumi dan tsunami. Oleh karena itu, edukasi mitigasi harus terus dilakukan secara berkelanjutan, terutama di lingkungan sekolah. Melalui kegiatan ini, kami berharap siswa mampu memahami tindakan yang harus dilakukan saat terjadi bencana sehingga dapat mengurangi risiko korban jiwa," ungkapnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Mairul Chandra, Kasi Kesiswaan Dinas Pendidikan Kota Padang, yang memberikan dukungan terhadap pelaksanaan program edukasi kebencanaan di sekolah-sekolah. Ia menilai kegiatan ini sangat positif dalam membentuk karakter siswa yang tanggap dan siap menghadapi situasi darurat.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan seluruh warga sekolah semakin memahami pentingnya kesiapsiagaan dan mampu menerapkan langkah-langkah mitigasi bencana secara tepat, sehingga tercipta lingkungan sekolah yang aman dan tangguh terhadap ancaman gempa bumi dan tsunami.
Populer
BPBD Kota Padang
Komplek Perkantoran Pemerintah Kota Padang
Jl. Bagindo Aziz Chan, By Pass km 13, Aia Pacah Padang
(0751) 4643889
bpbd.padang@gmail.com